Sabtu, 16 November 2013

BELAJAR MEMBACA

Bunda Guru: Anak anak ayo kita belajar membaca
Murid : Baik bunda
Bunda Guru : I....T...I...K...di baca???
Murid : Bebeeek
Bunda Guru : coba di lihat dulu tulisannnya..iiii....ttttt....iiii...kkkk dibaca??
Murid : itu bebeeek bunda, Be...beeek!!
Bunda Guru : ini dibaca ITIK  bukan bebek!!
Murid : itu gambar Be...beeek....Gambarnya Be...beeeek!!!!bukan ITIK bunda!!!
Bunda Guru : oke ganti aja.....klo V...A....L.....A...dibaca apa????
Vala : itu dibaca AKUUUUU!!!!!
Bunda Guru: ?????//////!!!!!@@@@







bando anak Rp 15.000

Minggu, 09 September 2012

LAGU "Eiyaaa..." cowboy junior

beberapa waktu lalu anak2 belajar tentang tema keluargaku
Guru: yuuk nyanyi lagu satu satu aku sayang ibu
Murid: bunda lagunya kuno...nyanyi lagu Eiyaaa saja...
Guru: di sekolah nyayi lagu anak anak dong..
Murid: itu lagu anak anak bunda...beneran..yg nyanyi jg anak anak
Guru: lha tapi teman2 yg lain blm hafal lagu nya
Semua: sudaaaah...sudah bisa bunda
Guru: lagunya seperti apa?
Murid2: "kau bidadari turun dari sugra..dihadapanku...Eiyaaaa"...lanjuuut
"inilah rasanya...................."
Guru: EEEaaaa...lah....lagu itu tho! walaaaaaaaaaaah


Rabu, 05 September 2012

BUNDA...AJARI AKU BILANG CINTA

Kisah bintang (5th) yang menyukai teman sekelasnya
 Bintang : "bunda aku suka sama nanda, dia cantik..aku suka sekali"
Guru      : " bilang dong sama nanda klo kamu suka"
Bintang  : "gimana cara bilang nya" aku malu
Guru      : bilang saja " aku suka kamu"
Bintang  : " bukan negitu bunda...tapi ajari aku bilang cinta"
Guru      : "ya tinggal di ganti kalimatnya...aku cinta kamu"
Bintang  : tapi aku deg deg an....nggak bisa ngomong nya
Guru      :baik...pakai bahasa Isyarat saja
Bintang  : nah klo itu aku berani...
(sambil keringetan...bahasa isyarat pu dilakukan)
Bintang  : sudah bunda..tapi nanda diam aja...
Guru      : lakukan sesuatu..tunjukan perhatian mu
Bintang  : baiklah aku akan ambilkan dia minum
Guru      : bagus..coba saja
Bintang  : sudah bunda..tapi nanda malu...nggak mau minum
Guru      : ya sudah tunggu kamu dewasa nanti...mungkin dia mau terima cinta mu
Bintang  : ya........masih lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.

Apa yang harus kita lakukan saat anak anak kita mulai mengenal kata cinta?
Ada baiknya kita tanyakan pada anak anak kita.."menurutmu cinta itu apa nak?"
barangkali kita saja yang terlalu paranoid memahami kata cinta yg diucapkan oleh anak anak. ( bersambung.....)


Rabu, 15 Agustus 2012

ini kisah NAYA


Tahun 2010..awal bulan juli.
.ini kisah pertamaku di tolak seorang anak muridku. Pertama datang ke sekolah.. ortunya meninggalkannya begitu saja,hanya ditemani pengasuh…aku sekedar menyapa “pagi Naya”..diluar dugaan dia langsung memukul ku, menarik keras kerudung dan menjambak rambut ku…sulit sekali melepaskan tarikan tangannya dari rambut ku….badannya lebih besar dari aq…tenagannya juga besar.

Naya sering menangis…memukul siapa saja…tawaf dan jumroh terjadi hampir setiap hari…sedikit saja kami lengah…Naya akan menyakiti teman nya mengigit, menjambak,menggunting rambut teman, memukul tanpa sebab yg jelas…teman temannya mengatakan..”Naya gila…Naya gila”
Jika saja badannya kecil “saat dia tantrum”  aku akan memeluknya dan mengalirkan energy positif melalui irama detak jantung yg stabil…tapi badannya terlalu besar..tenagannya sangat kuat…tiap pulang sekolah memar memar rasannya…satu minggu  berjalan..beberapa anak mulai mogok sekolah karena ulah Naya…bbrp orang tua mulai complain dgn situasi itu.

Sulit sekali mengajak orangtua Naya berdiskusi…sengaja menghindari sekolah..padahal surat panggilan sudah dikirim bbrp kali..tak ada yg datang satu pun menemui gurunya.
Entahlah knp aq justru sayang pada Naya…dia banyak sekali mendapat penolakan…kurasa dia anak Istimewa..dia berkebutuhan khusus…
Kuputuskan untuk datang ke rumahnya …orangtuannya menerimaku dgn baik…dari sana aq tahu bahwa Naya di diagnosa menderita Autis Asperger…autis dlm taraf ringan….jd masih bisa dibimbing di sekolah umum.

Sebelumnnya Naya pernah dikeluarkan dari sekolah lamannya..inisial sekolah itu PMG…Naya sering di hukum di sana…
Aq jadi paham knp orang tua Naya sedikit pesimis dgn pihak sekolah..takut anaknya ditolak dan dikeluarkan lagi…Naya pun begitu antipati dgn sosok guru krn sering mendapat perlakuan yg tdk adil…
Alhamdulillah…setelah berdiskusi dgn ortu Naya...dan meyakinkan bahwa kami sbg guru tidak akan pernah menolak anak dlm kondisi apapun..yg kami perlukan adalah kerjasama degan orang tua supaya ada progress yang baik bagi perkembangan seorang Naya.

Akhirnya kami membuat kesepakatan bahwa Naya harus didampingi seorang terapis pada saat di sekolah.kerja sama antara terapis, ortu dan guru cukup banyak membantu Naya dalam memperbaiki kemampuan sosialisasi dan kemampuan dalam mengontrol emosinya.

Kemampuan kognitif Naya jauh diatas rata rata teman seusiannya…dia sudah lancar membaca, menulis, pandai berbhs Inggris tanpa melewati proses belajar yg intensif…Naya banyak belajar  otodidak dari televisi, dari buku, dan dari music. Naya sangat suka berenang..hampir setiap hari berenang di sekolah, Naya juga suka sekali menari, menyanyi…salah satu lagu kesukaannya adalah “we are the champion”, dia sering menyanyikan lagu itu di depan teman temannya.

Cukup 6 bulan Naya didampingi seorang terapis,progress nya cukup baik..Naya mulai bisa membangun hubungan social dgn teman  dan guru nya, Sejak itu Naya mulai bersekolah sendiri tanpa bergantung pd seorang terapis..kini dia mampu lebih berkonsentrasi dlm belajar, mampu mengendalikan dorongan diri yang begitu kuat...mampu mengungkapkan perasaan emosinya pada orang lain...mampu mengontrol luapan emosinnya…meski sesekali bbrp insiden kecil msh terjadi juga.

Dua tahun sudah Naya menjadi muridku..dia memberi banyak pengaruh positif bagi  teman teman nya. Dengan hadirnya seorang Naya..anak anak belajar tentang toleransi, belajar tentang memahami teman yg berbeda, belajar tentang memaaafkan, belajar tentang menyayangi..mereka tidak lagi menolak Naya, semua sayang pada Naya…dan kami telah berhasil membangun sebuah chemisthry yg luar biasa dengan seorang Naya.

Naya hanya butuh sebuah penerimaan dari lngkungan sosialnya…dan ia akan tumbuh berkembang  sebaik teman teman yg lain..bahkan akan jauh lebih baik ketika semua potensi yg dimiliki terus diberi kesempatan untuk berkembang.

Selamat berjuang Naya…untuk masa depan mu yg gemilang…bunda doakan selalu..amin.

Sabtu, 19 Mei 2012

MIMPI SEORANG GURU


Sederhana saja...disaat tua nanti..kubayangkan.. 
                   
Saat aku melihat televisi..kulihat seorang murid dari masa lalu ku..berdiri tegak menyampaikan sebuah pidato tentang keadilan, kesejahteraan,dan kemakmuran...yah ternyata dia terpilih menjadi pemimpin masa depan....sontak ku kan beranjak dari kursi malas ku...berdiri tegak dengan tubuh rentaku..lalu besujud dan bersyukur mengucap kata... Alhamdulillah.

Beberapa hari kemudian, belum sempat hilang senyum di wajahku...aku dikejutkan lagi dengan tayangan televisi yang menyiarkan sebuah pelantikan kabinet pemerintahan. Disana kulihat beberapa murid TK di masa lalu telah bertumbuh menjadi pemimpin negara yang hebat. Ada yang jadi menteri agama, ada yang jadi menteri pendidikan, ada yang jadi menteri peranan wanita, ada yang jadi menteri keuangan, ada yang jadi menteri kesehatan....wah...gemetar aku mendengarnya.

Sekilas ada rasa bangga dan haru...tapi ada juga terbersit risau di hatiku....dapatkah anak anak didikku menjadi pemimpin yang amanah??

Anak anak ku..belajarlah tentang kejujuran, kedisiplinan, kesederhanaan, kesetiakawanan, dan rasa cinta sedini mungkin..belajarlah dari kehidupan...bijaksanalah dalam langkahmu kedepan nanti.
Jadi apapun  kalian nantinya...bunda akan bangga asalkan segala sesuatunnya didasari dengan kesalehan sikap, didasari dengan niat ibadah dan dilakukan dengan cinta dan ketulusan hati.
Bertebaranlah di muka bumi...tebarkanlah kasih sayang kepada sesama...

Saat kupandangi jendela kamarku....hujan mulai turun perlahan...
Ku panjatkan doa kepada mu ya Rabb...lindungi anak didik ku...tunjukan mereka jalan kebenaran..
Jadikan mereka pemimpin masa depan yang Engkau Ridhoi....Amin.

Jumat, 30 Maret 2012

KOKI SEDUNIA




Pagi itu lagu Maju Tak Gentar terus berkumandang…mengiringi  anak anak yang  begitu ramai membicarakan tentang tema pahlawan dan cita citaku.

Guru: Anak anak siapa yang mau    jadi pahlawan????
Murid2: Aku....Aku.....Aku juga!!!!!         

Guru: Pahlawan itu apa sih????
Murid2: m..m...orang yang berperang....orang pemberani....orang yang suka menolong...membela yang benar...

Guru: Hebaaaat semua pintar...lalu bagaimana caranya supaya kita bisa jadi pahlawan???
Murid2: belajar yang pinter...klo sudah besar...bisa menolong orang.

Guru: pintar sekaliii.....lalu apa cita cita kalian kalau sudah besar nanti??
Murid: aku mau jadi dokter..biar bisa ngobati orang miskin..nanti nggak usah bayar

Murid:klo aku mau jadi Dosen kya papaku..nanti bisa bikin banyak orang jadi pinter..klo orang miskin mau sekolah nggak usah bayar...

Murid2: aku mau jadi pembalap….nanti kalau juara dunia, uangnya buat nolong orang miskin
Murid2: aku mau jadi presiden, teman teman yg jadi menterinya…

Guru: wah cita cita yg hebat.
                                                                                                      
Disaat anak anak ramai membicarakan cita cita…ada seorang anak menangis sedih di sudut kelas. Ia sedih karena teman teman mengejek cita cita nya.
Sang guru pun bertanya “Kenapa bersedih? Apa cita cita mu nak?”
“Aku  ingin jadi juru masak..tapi teman teman menertawakan ku”
Kenapa  ingin jadi juru masak?

“Aku ingin jadi KOKI SEDUNIA…. Aku punya ide untuk membuka restoran di seluruh dunia....dan kupastikan tidak ada lagi satu orang pun yang kelaparan di dunia ini...aku akan membagikan makananku kepada siapa saja yang membutuhkan...”

Hebaat sekali mimpi mu nak…..Cita cita yang luar biasa!
Sepenggal Kalimat itu diucapkan  seorang anak bernama Raisya Divianingtyas  6th, mantan siswi TK B Bianglala angkatan 2011.  Mari kita aminkan bersama...semoga mimpi itu bisa menyinari dunia dan menjadi kenyataan.

Bagi anak anak, … pahlawan adalah orang yang berperang, orang yang suka menolong, orang yang pemberani, orang  yg membela kebenaran, dan orang yang berbuat kebaikan…. Dan siapapun bisa menjadi pahlawan, dengan cara menciptakan banyak kebaikan bagi sesama. …. Itulah pemahaman nilai kepahlawanan di mata anak anak. Hebat bukan?

PAHLAWAN "sule"

Tema Tanah airku/sub tema pahlawanku

Tanpa bermaksud memparodikan gambar gambar pahlawan...
cerita  ini memberikan gambaran betapa anak anak masa kini sudah begitu lekat dengan tokoh tokoh televisi.

Guru: (menunjukan poster Dewi Sartika) anak  anak....siapa yang   tahu ini gambar siapa??
Murid: itu kanjeng Mami....
Guru: Ini Dewi Sartika...pahlawan  wanita kita ....

Guru: (menunjukan poster presiden Soekarno ......)anak anak...siapa yang tahu ini gambar siapa??
Murid: yang itu  mirip pak dhe Jarwo...
Guru: (agak gregetan....jauh banget analoginya.).....ini  gambarnya  presiden Soekarno. ...

Murid: bunda.....kok gambar pahlawan sule nggak ada ...??.
Guru: Ini bukan sinetron....ini gambar pahlawan!!!!

(Sesaat kemudian ada anak datang terlambat...begitu masuk kelas langsung disambut dengan humor anak anak...)
“ Nah...klo yang ini mirip banget sama Si Makmuuuurrr”
Grrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr wk...wk....wk....

Memang peristiwa diatas terkesan lucu dan menggelikan, tapi sebenarnya sangat memprihatinkan.

Sepertinya lebih baik kita mengenalkan dan menanamkan terlebih dahulu sifat sifat kepahlawanan dari pada sekedar mengenalkan nama  pahlawan kerena beliau beliau di masa sekarang ini mulai kalah tenar dengan  sule dkk.